Pages

wayant

Selasa, 17 Juli 2012

Kontrol Otomatis Pompa Air


KOMPONEN               :
1.      LM324 (Operatonal Amplifier)
2.      Batu Baterry ( 9 volt )
3.      Transistor D400 (5 buah)
4.      Resistor tetap ( 1K, 2K dan 650Ω )
5.      SCR Fir 3D
6.      Relay
7.      PCB
8.      Kabel

Gambar  Rangkaian :




Gambar rangkaian control otomatis pompa air


DESAIN RANGKAIAN




Adapun fungsi dari masing-masing blok diagram adalah sebagai berikut:
KONTROL AIR: Berfungsi sebagai sensor atau saklar air yang dasar kerjanya pada point       minimum di beri tegangan sebagai vcc untuk switching transistor pada point medium dan switching transistor pada point maximum.

SWITCHING TRANSISTOR : Switching Transistor atau transistor yang berfungsi sebagai saklar untuk keluar masuknya arus dan tegangan dari devider voltage . disampin itu juga sebagai fungsi penguat dari arus dan tegangan yang telah masuk ke dalam transistor, sehingga apabila arus dan tegangan yang ada di air kecil karena air adalah semikonduktor akan dapat dikuatkan menjadi arus dan tegangan vcc.

DEVIDER VOLTAGE : Devider Voltage atau pembagi tegangan berfungsi untuk membagi tegangan yang akan masuk ke dalam op-amp. Karena op-amp saya aplikasikan sebagai comparator atau pembanding. Adapun berikut gambar pembagi tegangan ada dibawah ini:

COMPARATOR: berfungsi sebagai pembanding bagi tegangan dari devide voltage. Jadi prinsip kerja dari komponen comparator adalah membandingkan antara tegangan masuk dari input (+) dan input (–). Jadi apabila lebih besar input (+) maka akan di teruskan menuju output. Sebaliknya apabila lebih besa input (-) maka akan di teruskan menuju ke ground.

LOAD: load atau beban adalah bagian yang berfungsi sebagai indicator bahwa rangkaian diatas sudah bekerja, dan untuk bagian ini load saya aplikasikan pompa air sebagai alat yang berfungsi untuk mengisi air secara otomatis.


 



 PRINSIP KERJA



Gambar saat air tidak mengenai titik medium

            Pada saat air mengenai titik minimum maka air akan terisi tegangan.  Dan pada saat air tidak mengena titik medium dan titik maximum, seperti Nampak pada gambar di atas maka titik medium dan titik maximum tidak mendapat vcc. Sehingga mengakibatkan TR1 pada medium dan titik maximum menjadi cutoff dan TR2 menjadi saturasi sehingga vcc akan ketarik menuju ke ground. Sehingga devide voltage tidak mendapat tegangan juga. Keadaan ini mengakibatkan pada komparator tegangan lebih besar pada input (-) sehingga vcc akan ketarik ke ground. Dan TR dan scr pada titik medium menjadi cutoff. Sehingga relay masih dalam posisi NC (normaly closed)pan pompa bekerja mengisi tendon / bak.
            Pada saat air mengenai titik minimum dan titik medium maka medium akan mendapat vcc dari titik minimum yang dihantarkan oleh air. Sehingga mengakibatkan TR1 pada titik medium menjadi saturasi. Dan TR2 menjadi cutoff dan keadaan ini mengakibatkan vcc akan menuju ke devider voltage dan mengakibatkan tegangan yang masuk ke input(+) comparator lebih besar dari input(-). Sehingga mengakibatkan vcc menuju ke output. Dan TR3 pada titik medium menjadi saturasi.
           Pada saat air mengenai titik maximum maka titik maximum mendapatkan vcc, maka mengakibatkan titik maximum akan mendapat vcc dari titik minimum yang dihantarkan oleh air. Sehingga mengakibatkan TR1 pada titik maximum menjadi saturasi. Dan TR2 menjadi cutoff dan keadaan ini mengakibatkan vcc akan menuju ke devider voltage dan mengakibatkan tegangan yang masuk ke input(+) comparator lebih besar dari input(-). Sehingga mengakibatkan vcc menuju ke output. Dan scr menjadi saturasi dan mengakibatkan vcc pada relay mendapat groun. Dan relay menjadi kondisi induk mendapat NO (normaly open). Sehingga pompa menjadi tidak bekerja.
            Pada saat air berkurang karena pemakaian dan tidak mengenai titik maksimum maka switching transistor, devide voltage dan comparator tidak bekerja. Namun karena menggunakan scr maka walau pun tidak mendapat tegangan namun kondisi scr masih tetap saturasi karena di picu saat air penuh tadi. Sehingga relay masih pada posisi NO dan pompa belum bekerja.
            Pada saat air tidak mengena titik medium, maka maka switching transistor, devide voltage dan comparator tidak bekerja. Sehingga mengakibatkan TR menjadi cut off dan menyebabkan relay tidak mendapat ground dan relay pun menjadi tidak bekerja dan mengakibatkan relay pada posisi NC dan pompa menjadi meyala dan mengisi tandon / bak sampai penuh dan jika pemakaian habis akan menyala lagi begitu seterusnya secara otomatis.


                             

 






0 komentar:

Poskan Komentar